Provinsi Sulawesi Tenggara

#1 dari 100

rating

4.0 /5.0 dari 12 ulasan

pijakan

1 Traveller

pernah ke sini

pijakan

3 Orang

ingin ke sini

Share

fb-icon wa-icon

Gubernur

Ali Mazi

Selamat datang di Sulawesi Tenggara. WelKamtuu Southeast Sulawesi.

Sulawesi Tenggara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tenggara pulau Sulawesi dengan ibu kota Kendari. Provinsi ini memiliki luas wilayah daratan sebesar 38.140 km2 dan luas wilayah laut sebesar 110.000 km2. Provinsi ini terdiri dari 15 kabupaten dan 2 kota, yaitu Kendari dan Baubau.


Provinsi Sulawesi Tenggara awalnya merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulselra) dengan nama Kabupaten Sulawesi Tenggara yang beribu kota di Baubau. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 1952 yang mencakup bekas onder afdeling Boeton Laiwoi yang meliputi wilayah Buton, Muna, dan Laiwui.


Pada tahun 1964, berdasarkan Kabupaten Sulawesi Tenggara ditingkatkan menjadi Provinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara dengan ibu kota Kendari. Tanggal 27 April 1964 ditetapkan sebagai hari jadi provinsi ini.


Provinsi Sulawesi Tenggara terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi. Provinsi ini berbatasan dengan Teluk Tomini dan Provinsi Gorontalo di bagian utara, Laut Banda di sisi timur, Laut Flores di sisi selatan serta Teluk Bone dan Provinsi Sulawesi Selatan di bagan barat.


Provinsi ini memiliki topografi yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga pegunungan. Beberapa gunung tertinggi di provinsi ini adalah Gunung Mekongga (2.595 m), Gunung Matarombeo (1.800 m), dan Gunung Sampara (1.700 m). Provinsi ini juga memiliki beberapa pulau besar dan kecil, seperti Pulau Buton, Pulau Muna, Pulau Kabaena, Pulau Wakatobi, dan Pulau Wowoni.


Provinsi Sulawesi Tenggara beriklim tropis basah dengan dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan biasanya berlangsung dari November hingga April, sedangkan musim kemarau berlangsung dari Mei hingga Oktober. 


Jumlah penduduk provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2020 adalah sekitar 2,6 juta jiwa dengan kepadatan penduduk sekitar 70 jiwa per km2. Mayoritas penduduk provinsi ini beragama Islam (95,78%), sisanya beragama Kristen (2,27%), Hindu (1,90%), Buddha (0,05%), dan Konghucu (0,03%).


Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki keragaman suku bangsa, bahasa, dan budaya. Beberapa suku bangsa yang mendiami provinsi ini adalah suku Tolaki, suku Buton, suku Muna, suku Moronene, suku Wolio, suku Cia-cia, suku Bajo, suku Wakatobi, dan suku Bugis. Bahasa resmi yang digunakan di provinsi ini adalah bahasa Indonesia, namun bahasa daerah yang dominan adalah bahasa Tolaki.


Taman Nasional Wakatobi menjadi destinasi wisata andalan dengan keindahan bawah lautnya di Provinsi Sulawesi Tenggara


Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki banyak destinasi wisata yang menarik dan beragam. Beberapa di antaranya adalah Pulau Labengki, yang terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terumbu karang, dan laguna biru. Selain itu ada Pulau Wakatobi, yang merupakan salah satu taman nasional laut terbesar di dunia, dengan berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Destinasi lainnya adalah Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, yang merupakan habitat bagi berbagai jenis satwa liar, seperti anoa, babirusa, burung maleo, dan elang bondol.


Pulau Labengki, sering dijuluki miniatur Raja Ampat, menawarkan keindahan alam yang luar biasa


Provinsi Sulawesi Tenggara masih banyak memiliki keindahan alam, budaya, dan kuliner yang dapat dinikmati oleh para wisatawan. Namun, untuk dapat berkunjung ke provinsi ini, tentu saja Anda perlu mengetahui transportasi apa saja yang tersedia dan bagaimana cara menggunakannya.


Berikut adalah beberapa pilihan transportasi untuk berkunjung ke Provinsi Sulawesi Tenggara:


Pesawat terbang.


Bandara Haluuleo Kendari


Ini adalah pilihan transportasi yang paling cepat dan nyaman, tetapi juga paling mahal. Anda dapat terbang langsung dari Jakarta, Surabaya, Makassar, atau kota-kota besar lainnya di Indonesia ke Bandara Haluoleo di Kendari, ibu kota provinsi. Dari bandara, Anda dapat menggunakan taksi, ojek, atau angkutan umum untuk menuju pusat kota atau tempat tujuan Anda.


Kapal laut.


Ini adalah pilihan transportasi yang paling murah dan menyenangkan, tetapi juga paling lama. Anda dapat naik kapal laut dari Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya atau Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar ke Pelabuhan Kendari atau Pelabuhan Bau-Bau di Pulau Buton. Dari pelabuhan, Anda dapat menggunakan angkutan umum atau menyewa kendaraan untuk menuju tempat tujuan Anda.


Bus.


Ini adalah pilihan transportasi yang cukup ekonomis dan fleksibel, tetapi juga cukup melelahkan. Anda dapat naik bus dari kota-kota besar di Pulau Sulawesi seperti Makassar, Palu, Manado, atau Gorontalo ke Kendari atau kota-kota lain di Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari terminal bus, Anda dapat menggunakan angkutan umum atau menyewa kendaraan untuk menuju tempat tujuan Anda.


Sarana Transportasi untuk Bepergian di dalam Provinsi Sulawesi Tenggara


Sarana transportasi yang umum digunakan tersedia untuk anda bepergian di dalam wialayah Provinsi Sulawesi Tenggara.


Pesawat Terbang


Pesawat terbang adalah sarana transportasi yang paling cepat dan praktis untuk mencapai berbagai kota di Sulawesi Tenggara. Provinsi ini memiliki lima bandara komersial, yaitu Bandara Haluoleo di Kendari, Bandara Betoambari di Baubau, Bandara Matahora di Wakatobi, Bandara Sugimanuru di Muna, dan Bandara Naha di Kolaka. 


Bus


Bus adalah sarana transportasi darat yang paling umum dan mudah ditemukan di Sulawesi Tenggara. Bus bisa mengantar kita ke berbagai kota dan kabupaten di provinsi ini dengan tarif yang terjangkau. Bus juga memiliki fasilitas yang cukup nyaman, seperti AC, TV, dan kursi yang bisa direbahkan. Selain itu, bus juga bisa menjadi sarana untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal dan mengetahui kehidupan sehari-hari mereka. Namun, bus juga memiliki beberapa kekurangan, seperti lama perjalanan, rawan macet, dan kurang fleksibel.


Mobil Pribadi


Mobil pribadi adalah sarana transportasi yang paling fleksibel dan mandiri untuk bepergian di Sulawesi Tenggara. Dengan menggunakan mobil pribadi, kita bisa menentukan sendiri rute, waktu, dan tempat yang ingin kita kunjungi. Mobil pribadi juga memberikan kita privasi dan kenyamanan dalam perjalanan. Namun, mobil pribadi juga memiliki beberapa kekurangan, seperti biaya yang tinggi untuk bensin, tol, parkir, dan perawatan. Selain itu, mobil pribadi juga membutuhkan kemampuan mengemudi yang baik dan pengetahuan tentang kondisi jalan.


Sepeda Motor


Sepeda motor adalah sarana transportasi yang paling murah dan sederhana untuk bepergian di Sulawesi Tenggara. Sepeda motor bisa membawa kita ke tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh kendaraan lain, seperti desa-desa terpencil atau pantai-pantai tersembunyi. Sepeda motor juga memberikan kita sensasi dan petualangan dalam perjalanan. Namun, sepeda motor juga memiliki beberapa kekurangan, seperti tidak aman, tidak nyaman, dan tidak tahan lama.


Kapal Laut


Kapal laut adalah sarana transportasi yang paling cocok untuk menjelajahi pulau-pulau indah di Sulawesi Tenggara. Provinsi ini memiliki lebih dari 1000 pulau yang tersebar di Teluk Bone dan Laut Banda. Dengan menggunakan kapal laut, kita bisa menikmati pemandangan laut yang menakjubkan dan berbagai aktivitas laut seperti snorkeling, diving, atau fishing. Kapal laut juga memiliki fasilitas yang bervariasi, mulai dari kapal kayu tradisional hingga kapal pesiar mewah. Namun, kapal laut juga memiliki beberapa kekurangan, seperti lama perjalanan, mahal biaya sewa kapal atau tiket kapal feri.


Ibukota Kendari
Bandara Bandara Haluuleo
Pelabuhan Laut Pelabuhan Nusantara
Terminal Darat Terminal Baruga
Transportasi ke sana Bus, Taxi online, Kamtuu Transfer

Maps

{}

Ulasan

rating

0.0 /5.0 dari 0 ulasan

Article (Ads)